**PROGRAM DINIYAH

Pondok Pesantren Attahiyyah**
Program Diniyah Pondok Pesantren Attahiyyah merupakan inti pendidikan pesantren yang bertujuan membentuk santri yang memahami ajaran Islam secara mendalam, sistematis, dan berlandaskan tradisi keilmuan ulama Ahlussunnah wal Jama’ah. Melalui pembelajaran kitab kuning, hafalan, dan praktik ibadah, santri dibina agar memiliki pemahaman agama yang kuat, akhlak yang baik, dan kemampuan menerapkan ilmu dalam kehidupan.
Program diniyah ini disusun secara berjenjang dan terstruktur, sehingga setiap santri belajar sesuai tingkat kemampuan dan perkembangan ilmunya. Evaluasi dilakukan secara berkala melalui setoran hafalan, sorogan, musyawarah, serta ujian munaqosah.
Struktur Tingkatan Diniyah
Pondok Pesantren Attahiyyah menerapkan sistem tingkatan dalam pembelajaran diniyah agar proses belajar berjalan bertahap dan terukur. Santri hanya dapat naik ke tingkat berikutnya setelah memenuhi standar pemahaman kitab dan lulus munaqosah sesuai ketentuan pesantren .
Secara umum, tingkatan diniyah meliputi:
- I’dadiyah (Persiapan Dasar)
- Ula (Dasar)
- Wustha (Menengah)
Setiap tingkatan memiliki target kitab, hafalan, dan ujian yang harus dipenuhi sebelum naik ke tingkat berikutnya.
Bidang Studi Utama
Kurikulum diniyah di Pondok Pesantren Attahiyyah mencakup empat bidang utama keilmuan Islam, yaitu:
1. Nahwu dan Shorof
Santri mempelajari tata bahasa Arab melalui kitab-kitab seperti Hidayatus Sibyan, Jurumiyah, Imrithy, Nadzom Maqsud, hingga Alfiyah Ibnu Malik. Penguasaan ilmu ini menjadi kunci utama dalam memahami kitab kuning.
2. Fiqih
Pembelajaran fiqih dilakukan secara bertahap menggunakan kitab Safinatun Najah, Fathul Qorib, Fathul Mu’in, dan kitab-kitab fiqih madzhab Syafi’i. Santri dibimbing memahami hukum-hukum ibadah, muamalah, munakahah, dan kehidupan sehari-hari.
3. Tauhid
Akidah santri dibangun melalui kitab Aqidatul Awam, Tijan Ad Darori, Kifayatul Awam dan kitab tauhid lainnya agar santri memiliki keyakinan yang lurus dan kokoh.
4. Tasawuf dan Akhlak
Untuk membentuk kepribadian dan akhlak, santri mempelajari kitab seperti Ta’limul Muta’allim, Bidayatul Hidayah, dan ringkasan Ihya’ Ulumuddin.
Metode Pembelajaran
Pembelajaran diniyah di Pondok Pesantren Attahiyyah menggunakan metode khas pesantren yang dikombinasikan secara sistematis:
- Bandongan – Ustadz membaca dan menjelaskan kitab, santri menyimak dan memberi makna.
- Sorogan – Santri membaca dan menjelaskan kitab secara individu di hadapan ustadz.
- Hafalan – Menghafal nadzom, matan, dan dalil-dalil penting.
- Musyawarah & Bahtsul Masail – Diskusi ilmiah membahas persoalan keagamaan.
- Praktik Ibadah – Penerapan fiqih dalam kehidupan nyata.
Munaqosah dan Evaluasi
Setiap santri wajib mengikuti sidang munaqosah sebagai syarat kenaikan tingkat. Untuk tingkat akhir, santri mengikuti Munaqosah Kubro sebagai ujian kelulusan. Persyaratan kelulusan meliputi pemahaman kitab, hafalan, dan rekomendasi dari pembimbing .
Selain itu, santri juga mengikuti:
- Musyawarah kitab dua minggu sekali
- Bahtsul Masail setiap semester
- Pekan tasrif dan latihan ilmu alat
- Program hufadz (hafalan kitab)
Tujuan Program Diniyah
Program diniyah Pondok Pesantren Attahiyyah dirancang untuk:
- Membentuk santri yang mampu membaca dan memahami kitab kuning
- Menanamkan akidah Ahlussunnah wal Jama’ah
- Membangun akhlak dan kepribadian Islami
- Melahirkan generasi yang siap berdakwah dan mengabdi di masyarakat
**Tingkatan Pendidikan Diniyah
Pondok Pesantren Attahiyyah**
Program Diniyah di Pondok Pesantren Attahiyyah disusun secara berjenjang agar proses pembelajaran santri berlangsung terarah, bertahap, dan sesuai dengan kemampuan masing-masing. Setiap santri wajib menempuh jenjang ini secara berurutan dan hanya dapat naik tingkat setelah lulus evaluasi dan munaqosah.
1. Tingkat I’dadiyah (Persiapan Dasar)
Tingkat ini merupakan tahap awal bagi santri baru. Pada fase ini santri dibina agar memiliki kemampuan dasar dalam membaca tulisan Arab, mengenal struktur bahasa Arab, dan memahami dasar-dasar ibadah.
Fokus pembelajaran pada tingkat I’dadiyah meliputi:
- Pengenalan huruf Arab dan kaidah baca
- Dasar ilmu nahwu dan shorof
- Dasar fiqih ibadah
- Hafalan nadzam dan doa-doa harian
Tujuan utama I’dadiyah adalah menyiapkan santri agar mampu mengikuti pembelajaran kitab kuning pada tingkat berikutnya.
2. Tingkat Ula (Dasar Kitab Kuning)
Setelah melewati I’dadiyah, santri memasuki tingkat Ula. Pada tahap ini santri mulai membaca dan memaknai kitab kuning secara lebih serius.
Materi utama di tingkat Ula meliputi:
- Kitab nahwu dasar (Jurumiyah dan sejenisnya)
- Fiqih ibadah (seperti Safinatun Najah)
- Tauhid dasar
- Tasawuf dan adab penuntut ilmu
Pada tahap ini santri mulai dibiasakan membaca kitab secara mandiri melalui metode sorogan dan bandongan.
3. Tingkat Wustha (Pendalaman Ilmu)
Tingkat Wustha adalah tahap menengah yang menekankan pendalaman dan penguatan pemahaman santri terhadap kitab.
Fokus pembelajaran di tingkat ini meliputi:
- Kitab nahwu dan shorof tingkat lanjut
- Kitab fiqih menengah (Fathul Qorib, dll.)
- Kitab tauhid dan tasawuf
- Latihan istinbath (mengambil hukum) sederhana
Santri mulai dilatih berpikir kritis melalui musyawarah kitab dan bahtsul masail tingkat dasar.
5. Munaqosah dan Kelulusan Diniyah
Setelah menyelesaikan tingkat Ulya, santri wajib mengikuti Munaqosah Kubro sebagai ujian akhir. Dalam munaqosah ini, santri diuji:
- Kemampuan membaca dan memahami kitab
- Hafalan nadzam dan matan
- Pemahaman fiqih dan aqidah
- Akhlak dan kedisiplinan
Santri yang lulus dinyatakan sebagai lulusan Diniyah Pondok Pesantren Attahiyyah dan siap melanjutkan ke jenjang pengabdian, pengajaran, atau pendidikan lanjutan.
CALON SANTRI BARU
│
▼
┌────────────────────────┐
│ I’DADIYAH (Persiapan) │
│ – Dasar baca Arab │
│ – Nahwu & shorof awal │
│ – Fiqih dasar │
│ – Hafalan dasar │
└────────────────────────┘
│
│ Lulus evaluasi & munaqosah
▼
┌────────────────────────┐
│ ULA (Dasar) │
│ – Jurumiyah │
│ – Safinatun Najah │
│ – Tauhid dasar │
│ – Adab & tasawuf │
└────────────────────────┘
│
│ Lulus munaqosah
▼
┌────────────────────────┐
│ WUSTHA (Menengah) │
│ – Imrithi, Maqsud │
│ – Fathul Qorib │
│ – Tauhid & tasawuf │
│ – Musyawarah kitab │
└────────────────────────┘
│
│ Lulus munaqosah
▼
┌────────────────────────┐
│ ULYA (Lanjutan) │
│ – Alfiyah Ibnu Malik │
│ – Fathul Mu’in │
│ – Ushul fiqih │
│ – Tafsir & Hadits │
└────────────────────────┘
│
│ Lulus ujian akhir
▼
┌────────────────────────┐
│ MUNAQOSAH KUBRO │
│ – Ujian kitab │
│ – Hafalan │
│ – Fiqih & aqidah │
│ – Akhlak & kedisiplinan│
└────────────────────────┘
│
▼
LULUSAN DINIYAH
(Persiapan Dakwah, Pengabdian,
atau Pendidikan Lanjutan)
