Program Diniyah

Mengaji Kitab, Menjaga Tradisi, Menyiapkan Generasi
Pendidikan Diniyah Attahiyyah memadukan pembelajaran kitab kuning berjenjang, Hufadz, Sorogan, pengajian wetonan, musyawarah, praktik ibadah, munaqosah, dan Bahtsul Masa’il dalam satu ekosistem pembinaan ilmu dan adab.
Tradisi Keilmuan Pesantren yang Disusun Lebih Terarah
Program Diniyah merupakan ruh pembinaan keilmuan santri. Kurikulum disusun dalam enam tingkat—1, 2, 3 Ula dan 1, 2, 3 Wustho—dengan kesinambungan ilmu alat, fiqih, aqidah, akhlak, hadits, tajwid, dan balaghah.
Pembelajaran reguler diperkuat melalui Hufadz untuk hafalan matan/nadzom, Sorogan untuk pemeriksaan bacaan individual, dan Wetonan untuk penguatan adab serta kajian kitab bersama pengasuh dan asatidz.
Empat Jalur yang Saling Menguatkan
Setiap jalur memiliki fungsi berbeda, tetapi seluruhnya diarahkan pada kemampuan membaca, memahami, menghafal, dan mengamalkan ilmu.
Diniyah Reguler
Pembelajaran kitab berjenjang Ula–Wustho dengan 18 JTM per kelas setiap minggu.
12 rombel · 216 JTM sistemHufadz
Setoran hafalan kitab/nadzom untuk menguatkan ilmu alat dan materi pokok.
24 kelompok · 230 penempatanSorogan
Pembacaan kitab secara individual di hadapan pembimbing untuk koreksi langsung.
21 kelompok · 228 santri unikPengajian Wetonan
Kajian malam untuk memperkuat adab penuntut ilmu dan pendalaman kitab bersama.
18.30–19.15 WIB · sesuai kelompok18 JTM Setiap Minggu untuk Setiap Kelas
Jadwal reguler berjalan Senin–Sabtu dengan tiga jam pelajaran per hari. Gunakan tab di bawah untuk melihat struktur kitab per tingkat.
Jadwal Diniyah Reguler
Rombel Wustho: 1A, 1B, 2A, 2B, 3.
1 Ula — Fondasi Dasar
18 JTM2 Ula — Ilmu Alat & Fiqih
18 JTM3 Ula — Penguatan Membaca Kitab
18 JTM1 Wustho — Pendalaman Awal
18 JTM2 Wustho — Fiqih & Ilmu Alat
18 JTM3 Wustho — Tingkat Lanjut
18 JTMMenguatkan Hafalan Ilmu Alat dan Nadzom
Hufadz menjadi jalur penguatan hafalan kitab dan nadzom. Santri dibagi dalam kelompok pembimbing agar target hafalan, kualitas setoran, dan tindak lanjut dapat dipantau.
Membaca Kitab Satu per Satu di Hadapan Pembimbing
Sorogan melatih ketelitian membaca kitab, penerapan nahwu-sharaf, pemaknaan, serta keberanian santri mempertanggungjawabkan bacaannya secara individual.
Penguatan Adab dan Pendalaman Keilmuan pada Malam Hari
Wetonan melengkapi pembelajaran kelas dengan kajian kitab yang menekankan adab, pembentukan karakter penuntut ilmu, tafsir, dan persoalan fiqih praktis.
Tampilan Kitab Lebih Seragam dan Rapi
Semua cover kitab di bawah dibuat dalam ukuran yang sama agar tampilan halaman lebih rapi. Edisi/cetakan kitab dapat berbeda dari yang dipakai di kelas.
Safinatun Najah
Fondasi fiqih ibadah menurut tradisi pembelajaran mazhab Syafi’i.

Al-Jurumiyah
Fondasi memahami struktur bahasa Arab untuk membaca kitab kuning.

Hidayatul Mustafid
Penguatan kaidah tajwid untuk menjaga ketepatan membaca Al-Qur’an.
Fathul Qorib
Pendalaman fiqih mazhab Syafi’i secara bertahap dari tingkat Ula ke Wustho.
Arbain Nawawi
Hadits-hadits pokok sebagai fondasi agama, amal, niat, akhlak, dan kehidupan Muslim.
Alfiyah Ibnu Malik
Nadzom ilmu nahwu-sharaf tingkat lanjut yang dipelajari bertahap selama jenjang Wustho.
Visual Diseragamkan agar Lebih Rapi
Seluruh kartu dokumentasi di bawah menggunakan rasio gambar yang sama agar tampilan lebih konsisten dan profesional.
Belajar Kitab
Visual untuk menjelaskan suasana santri belajar dan pembinaan keilmuan.
Kegiatan Santri
Visual untuk bagian Sorogan, pembiasaan, dan kehidupan harian santri.

Suasana Pesantren
Visual umum untuk hero, pengantar program, dan penegasan identitas pesantren.
Pengajian Santri
Visual yang cocok untuk menjelaskan wetonan, adab belajar, dan pembiasaan ilmu.
Belajar Tidak Berhenti di Ruang Kelas
Program pendamping membantu santri menguatkan hafalan, membaca kitab, berpikir tertib, berdiskusi, dan mempertanggungjawabkan hasil belajarnya.
Musyawarah Kitab
Diskusi terarah untuk memperkuat pemahaman ibarah dan keberanian menyampaikan pendapat dengan adab.
Praktik Ibadah
Menghubungkan materi fiqih dengan pelaksanaan ibadah yang benar dalam kehidupan santri.
Pekan Tasrif
Latihan intensif sharaf agar santri lebih cepat mengenali pola dan perubahan kata Arab.
Sidang Munaqosah
Evaluasi kemampuan membaca, memahami, menjelaskan, dan mempertanggungjawabkan materi.
Munaqosah Kubro
Forum evaluasi besar untuk memotivasi capaian belajar kitab kuning dan kesiapan santri.
Bahtsul Masa’il
Latihan menelaah persoalan dengan rujukan kitab di bawah bimbingan guru, bukan berfatwa mandiri.
Membangun Santri yang Mampu Membaca, Memahami, dan Mengamalkan Ilmu
Hubungi Pondok Pesantren Attahiyyah untuk informasi Program Diniyah, kurikulum kitab kuning, Hufadz, Sorogan, Wetonan, dan pembinaan santri.
**PROGRAM DINIYAH
Pondok Pesantren Attahiyyah**
