Madrasah Murotilil Qur’an

Membaca dengan Tartil, Tumbuh Bersama Al-Qur’an
Madrasah Murottilil Qur’an (MMQ) membimbing santri secara bertahap untuk memperbaiki makhraj, memahami tajwid, menguatkan hafalan, dan menuntaskan bacaan Al-Qur’an 30 juz Bin Nadzor.
Santri ditempatkan sesuai kemampuan agar proses belajar lebih terarah, terukur, dan tepat sasaran.
Belajar Al-Qur’an secara Bertahap dan Terarah
MMQ Attahiyyah menekankan pengenalan huruf, makharijul huruf, tajwid, tartil, hafalan, dan pembiasaan membaca dengan Rosm Utsmani.
Pembelajaran dilakukan melalui halaqah kecil, setoran satu per satu, materi tajwid, praktik ubudiyah, evaluasi semester, dan khataman Al-Qur’an Bin Nadzor.
Membangun Kualitas Bacaan dan Kedekatan dengan Al-Qur’an
Program kerja MMQ Tahun Pelajaran 2026–2027 diarahkan pada tiga sasaran utama.
Tartil dan Fasih
Meningkatkan kualitas membaca dengan tartil, fasih, dan tepat makhrajnya.
Menguasai Tajwid
Santri memahami kaidah tajwid dan mampu mempraktikkannya secara konsisten.
Mendukung Program Pondok
MMQ menjadi bagian integral pembinaan keagamaan dan generasi Qur’ani Attahiyyah.
Lima Tahap Menuju Bacaan Al-Qur’an yang Matang
Pilih jenjang untuk melihat fokus materi dan target pembelajaran.
I’dadiyah — Fondasi Membaca
Pengenalan huruf, makhraj, dan pembiasaan membaca dengan benar.
Ibtidaiyah — Tajwid dan Surat Pilihan
Penguasaan tajwid dasar melalui kitab dan praktik.
Tsanawiyah — Persiapan Membaca Al-Qur’an
Memperkuat kelancaran, hafalan, tajwid, dan kesiapan sorogan.
Aliyah — Sorogan 30 Juz Bin Nadzor
Menyelesaikan sorogan 30 juz dengan Rosm Utsmani.
Sab’atul Qira’at — Pasca Khataman
Pengembangan wawasan qira’at bagi santri yang telah mengikuti Khotmil Qur’an Bin Nadzor.
Belajar Konsisten dalam Halaqah Kecil
Setiap santri mendapat kesempatan membaca dan koreksi langsung dari pembimbing.
Jadwal Mingguan
Standar Halaqah
Dari Pembenahan Bacaan sampai Khatam 30 Juz
Pemetaan Kemampuan
Santri dikelompokkan sesuai kemampuan.
Tahsin & Tajwid
Makhraj, tajwid, dan tartil dibina terarah.
Setoran & Hafalan
Setoran individual di hadapan pembimbing.
Bin Nadzor & Khataman
Sorogan 30 juz hingga Khotmil Qur’an.
Syarat Memulai Sorogan Al-Qur’an Bin Nadzor
Santri memasuki tahap sorogan setelah memenuhi kesiapan dasar berikut.
Pengurus MMQ 2026–2027
Adab dan Disiplin dalam Majelis Al-Qur’an
- Berpakaian sopan dan syar’i.
- Datang dan pulang tepat waktu.
- Membawa buku materi/Al-Qur’an.
- Duduk rapi dan dalam keadaan suci.
- Tidur-tiduran.
- Membuat gaduh.
- Meninggalkan halaqah tanpa izin.
- Ujian kenaikan tingkat setiap semester.
- Tasyakuran khataman Bin Nadzor setahun sekali.
- Khataman Juz ‘Amma.
- Rekap absensi guru dan santri bulanan.
Atmosfer Pendidikan Qur’ani
Untuk mengganti semua gambar galeri, cukup ubah 5 URL pada bagian paling atas kode.
Membentuk Generasi yang Dekat dengan Al-Qur’an
MMQ Attahiyyah bukan hanya mengajarkan cara membaca, tetapi membangun kebiasaan, ketelitian, adab, dan kecintaan santri kepada Kalamullah.
Kegiatan Halaqoh Al Qur’an di MMQ Attahiyyah adalah Suatu kegiatan yang mengajarkan tentang pengenalan huruf Arab dan cara mengajarkan membaca Al-Qur’an dengan tartil serta tepat sesuai makhrojnya, sekaligus mengenalkan tulisan model Rosm Ustmaniy ( RU ) dan tanda bacanya. Maka untuk menunjang keberhasilannya ada 2 hal :
Sedangkan untuk kegiatan Halaqoh pada hari Senin, 15 Menit untuk tartilan surat surat pendek bersama kemudian 45 menit berikutnya untuk pemberian materi ilmu tajwid & Praktek Ubudiyyah.
Mengenai Ustadznya/gurunya :
Bacaannya harus lihai, fashih dan tartil.
Harus menguasai ilmu tajwid serta perlu memiliki buku pegangan :
Kitab Hidayatus Sibyan, Standar Tajwid, Kitab Hidayatul Mustafid, kitab Jazariyah dll
Buku mari Memakai Al Qur’an Rosm Utsmaniy.
Buku Persiapan Membaca Al Qur’an Rosm Utsmaniy dan tanda baca bertajwid.
Buku bonus Petunjuk Mengaji dan Mengajar.
Waktu yang di gunakan
Penyimakan dan pembenahan bacaan / Hafalan pada satu persatunya murid dengan durasi waktu 5 menit, sehingga setiap kali mengaji membutuhkan waktu 60 menit /lebih untuk sekitar 12 santri.
Madrasah Murottilil Qur’an: Pusat Pembinaan Baca Al-Qur’an di Pondok Pesantren Attahiyyah
Di Pondok Pesantren Attahiyyah, pembelajaran Al-Qur’an bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan menjadi inti dari seluruh proses pendidikan santri. Kesadaran inilah yang melahirkan Madrasah Murottilil Qur’an (MMQ), sebuah lembaga khusus di bawah naungan pesantren yang berfungsi membina kemampuan membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an secara tartil, fashih, dan sesuai kaidah tajwid.
MMQ Attahiyyah hadir sebagai bentuk ikhtiar serius pesantren dalam memastikan setiap santri memiliki kualitas bacaan Al-Qur’an yang benar dan terjaga. Lembaga ini tidak hanya berorientasi pada kelancaran membaca, tetapi juga pada ketepatan makhraj, hukum bacaan, dan adab terhadap Al-Qur’an. Dengan demikian, santri tidak hanya bisa membaca, tetapi juga memahami bagaimana seharusnya Al-Qur’an dibaca sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah ﷺ.
Struktur Kepengurusan dan Sistem Pengelolaan
MMQ Attahiyyah dikelola secara sistematis dan profesional. Kepengurusan terdiri dari Dewan Penyantun, Dewan Harian, Dewan Guru, dan Dewan Pleno. Dewan Penyantun dipimpin langsung oleh pimpinan Pondok Pesantren Attahiyyah sebagai pelindung dan Ustadz Tafsiruddin Al Munir, S.Pd sebagai penasehat, yang membimbing arah dan kebijakan madrasah.
Kepengurusan harian diketuai oleh Ust. Ahmad Zubaidi, S.Ag, dengan wakil Ning Kaisah Fajriah, S.Psi, didukung sekretaris, wakil sekretaris, dan bendahara. Struktur ini menjamin bahwa seluruh kegiatan MMQ, baik untuk santri putra maupun putri, berjalan terkoordinasi, tertib, dan terpantau dengan baik .
Para guru halaqoh terdiri dari ustadz dan ustadzah yang telah dipilih berdasarkan kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil dan penguasaan ilmu tajwid. Mereka bertanggung jawab langsung atas kualitas bacaan santri, menyimak hafalan, memperbaiki kesalahan, serta melaporkan perkembangan santri dalam rapat bulanan.
Tujuan dan Program Pembinaan Al-Qur’an
Secara umum, MMQ Attahiyyah bertujuan meningkatkan kualitas santri dalam membaca Al-Qur’an secara tartil dan fashih, serta menguasai ilmu tajwid secara teoritis dan praktis. Selain itu, MMQ juga menjadi bagian penting dalam mendukung seluruh program Pondok Pesantren Attahiyyah .
Untuk mencapai tujuan tersebut, MMQ menyelenggarakan berbagai program khusus, antara lain:
- Halaqoh Al-Qur’an setiap hari Selasa, Rabu, Kamis, dan Sabtu
- Pemberian materi tajwid setiap hari Senin
- Pembagian kelompok halaqoh berdasarkan tingkatan kemampuan
- Ujian kenaikan tingkat setiap semester
- Tasyakuran khataman Al-Qur’an bin nadzor setahun sekali
- Rekap dan laporan absensi guru dan santri setiap bulan
Program ini menjadikan pembelajaran Al-Qur’an berjalan terarah, berjenjang, dan berkesinambungan.
Pelaksanaan Kegiatan Halaqoh Al-Qur’an
Kegiatan halaqoh Al-Qur’an di MMQ Attahiyyah diikuti oleh seluruh santri putra dan putri. Setiap hari, kegiatan ini berlangsung mulai pukul 16.00 sampai 17.00 WIB, bertempat di mushola putra dan putri, gedung baru, teras kamar, maupun teras kelas sesuai pengaturan pengurus .
Dalam setiap halaqoh, santri dibagi ke dalam kelompok kecil dengan maksimal 12 santri per kelompok, agar setiap santri mendapatkan perhatian dan pembinaan secara optimal. Pada hari Selasa, Rabu, Kamis, dan Sabtu, santri maju satu per satu untuk membaca atau menyetorkan hafalan di hadapan guru pembimbing. Sementara pada hari Senin, kegiatan diisi dengan materi tajwid dan praktik ubudiyyah, sehingga santri tidak hanya membaca, tetapi juga memahami teori di balik bacaannya.
Tingkatan Pembelajaran Al-Qur’an
Salah satu keunggulan MMQ Attahiyyah adalah sistem pembelajaran berjenjang, yang disesuaikan dengan kemampuan santri. Tingkatan tersebut meliputi:
- I’dadiyah
Tahap dasar dengan materi Iqra’, makharijul huruf, serta membaca surat Al-A’la sampai An-Nas. - Ibtidaiyah
Mempelajari tajwid melalui kitab Hidayatussibyan, membaca Juz 30 dan surat-surat pilihan seperti Yasin, Al-Waqi’ah, Al-Mulk, Ad-Dukhon, As-Sajdah, dan Al-Kahfi dengan tartil. - Tsanawiyyah
Pendalaman tajwid dan persiapan membaca Al-Qur’an menggunakan kitab Hidayatul Mustafid serta hafalan surat-surat utama. - Aliyah
Program membaca Al-Qur’an lengkap dari Juz 1 sampai Juz 30 bin nadzor, dibagi dalam tiga tahap:- Aliyah A (Juz 1–10)
- Aliyah B (Juz 11–20)
- Aliyah C (Juz 21–30)
- Sab’atul Qira’at
Program khusus bagi santri yang telah khatam Al-Qur’an bin nadzor .
Disiplin, Adab, dan Tata Tertib
Untuk menjaga kesakralan dan efektivitas kegiatan halaqoh, MMQ Attahiyyah menetapkan tata tertib yang harus dipatuhi santri. Santri diwajibkan berpakaian sopan sesuai syariat, datang tepat waktu, membawa Al-Qur’an dan buku sendiri, duduk dengan tertib, serta dalam keadaan suci. Dilarang tidur-tiduran, membuat gaduh, atau meninggalkan halaqoh tanpa izin.
Santri baru diperbolehkan mengikuti sorogan Al-Qur’an bin nadzor setelah memenuhi syarat: hafal Juz 30, Surat Yasin, Al-Waqi’ah, dan Al-Mulk serta lancar membaca Surat Al-Kahfi dengan tartil. Setiap pelanggaran ditangani langsung oleh guru pembimbing sesuai kebijakan yang berlaku .
Penutup
Melalui Madrasah Murottilil Qur’an, Pondok Pesantren Attahiyyah menegaskan komitmennya dalam melahirkan generasi santri yang dekat dengan Al-Qur’an, fasih dalam bacaan, dan kuat dalam adab. Dengan sistem halaqoh yang terstruktur, guru yang kompeten, serta disiplin yang terjaga, MMQ menjadi jantung pembinaan Al-Qur’an di pesantren ini.
Inilah wujud nyata bahwa Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi dijadikan ruh dalam kehidupan santri sehari-hari.
