Membuka Cakrawala Masa Depan: Kunjungan Edukasi Santri Kelas 12 Ponpes Attahiyyah ke Universitas Bakrie
JAKARTA – Sebagai upaya membekali santri dengan wawasan akademik yang luas, Pondok Pesantren Attahiyyah menyelenggarakan kunjungan edukasi bagi santri kelas 12 ke Universitas Bakrie, Jakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata mengenai dunia perkuliahan dan memotivasi santri agar melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Pentingnya Menambah Wawasan Perguruan Tinggi
Masa transisi dari pesantren ke perguruan tinggi adalah langkah krusial. Melalui kunjungan ini, para santri diajak untuk memahami bahwa menjadi seorang Muslim yang berkualitas harus dibarengi dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Kami ingin santri Attahiyyah tidak hanya matang dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki ambisi besar untuk menjadi sarjana yang ahli di bidangnya. Universitas Bakrie menjadi salah satu destinasi karena reputasi dan fasilitasnya yang menunjang inovasi,” ujar perwakilan pendamping dari Ponpes Attahiyyah.
Melihat dan Mempelajari Dunia Kampus secara Langsung
Selama kunjungan, para santri mendapatkan kesempatan langka untuk:
Melihat Fasilitas Kampus: Meninjau laboratorium, perpustakaan, dan ruang kelas yang modern.
Mempelajari Program Studi: Mendapatkan penjelasan mendalam mengenai berbagai jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka.
Diskusi Akademik: Berdialog langsung dengan dosen dan mahasiswa mengenai strategi masuk perguruan tinggi serta tips beradaptasi di lingkungan kampus.
Kegiatan ini diharapkan dapat menghapus keraguan santri dalam menentukan masa depan. Dengan melihat langsung atmosfer akademik, santri diharapkan lebih siap secara mental dan administratif dalam menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.
Mencetak Generasi “Ulul Albab”
Pondok Pesantren Attahiyyah terus berkomitmen mendorong para lulusannya untuk menjadi generasi Ulul Albab—yakni mereka yang berdzikir dan berfikir. Kunjungan ke Universitas Bakrie ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan cita-cita tersebut, yakni mencetak pemimpin masa depan yang religius sekaligus intelek.
Pentingnya Menuntut Ilmu dalam Islam
Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan. Hal ini ditegaskan dalam berbagai hadis dan juga tertuang dalam Al-Qur’an. Dalam Surah Al-Mujadila ayat 11, Allah berfirman bahwa Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu. Ini menunjukkan bahwa menuntut ilmu adalah tindakan yang sangat mulia.
Referensi dari Kitab-Kitab Islam
Referensi mengenai kewajiban menuntut ilmu dapat ditemukan dalam banyak kitab klasik Islam. Salah satu kitab yang terkenal adalah Kitab Al-Ibanah oleh Abu Hassan Al-Asy’ari, di mana beliau menjelaskan pentingnya ilmu dalam kehidupan seorang Muslim. Selain itu, Kitab Riyadus Shalihin oleh Imam Nawawi juga banyak membahas tentang hal ini, termasuk hadis-hadis yang mendorong umat Islam untuk menuntut ilmu sepanjang hayat.
Menuntut Ilmu sebagai Jalan Keselamatan
Menuntut ilmu bukan hanya tentang mengejar pengetahuan dunia, tetapi juga merupakan upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dalam hadis riwayat Ibn Majah dan Al-Baihaqi, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap Muslim.” Dengan menekuni ilmu, kita dapat memahami ajaran Islam dengan lebih baik dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, menuntut ilmu harus menjadi prioritas dalam hidup kita.

